Indeks Hang Seng 8 September Bergerak Datar Terpicu Hasil Wall Street

342
Vibizmedia Photo

Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Kamis (08/09), indeks Hang Seng dibuka datar, saat ini terpantau  naik tipis 7,41 poin atau 0,03 persen pada 23749.22. Pergerakan datar indeks Hang Seng terpicu pergerakan mixed bursa Wall Street, sehingga investor masih memperhatikan data ekonomi Asia dan AS yang menjadi acuan.

Lihat : Bursa Hong Kong 7 September Berakhir Retreat Terkena Profit Taking

Bursa Saham AS ditutup mixed pada akhir perdagangan Kamis dinihari, dengan penurunan tertinggi sektor konsumen, sementara investor mencerna rilis Federal Reserve Beige Book. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 11,98 poin, atau 0,06 persen, ditutup pada 18,526.14. Indeks S & P 500 turun 0,33 poin, atau 0,02 persen, menjadi berakhir pada 2,186.15. Indeks Nasdaq naik 8,02 poin, atau 0,15 persen, menjadi ditutup pada 5,283.93.

Lihat : Bursa Wall Street Mixed; Nasdaq Cetak Kenaikan 4 Hari Berturut

Investor juga masih mencermati perkembangan suku bunga AS. Data Beige Book The Fed menunjukkan pertumbuhan upah moderat dalam beberapa bulan mendatang yang akan mendorong inflasi di bulan depan dan kemungkinan memacu Fed ke dalam tindakan menaikkan suku bunga.

Pada awal perdagangan, saham-saham yang naik adalah saham China Life Insurance Co Ltd yang naik 1,74 persen, saham New World Development Co Ltd naik 1,40 persen, saham Ping An Insurance Group Co of China Ltd naik 0,82 persen, saham Wharf Holdings Ltd/The naik 0,81 persen, saham Sino Land Co Ltd naik 0,73 persen.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau naik 51,00 poin atau 0,22% pada 23,710.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,659.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya akan bergerak sideways dengan menantikan fundamental yang dapat menguatkan bursa. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 23.242-22.768 dan kisaran Resistance 24.243-24.718.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here