Indeks Nikkei 8 September Dibuka Negatif Tertekan Perlambatan Ekonomi

354

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Kamis (08/09) dibuka negatif, saat ini terpantau turun -44,73 poin atau -0,26% persen di 16967.71. Pelemahan indeks Nikkei terpengaruh pertumbuhan ekonomi Jepang kuartal kedua yang naik dari perkiraan, namun masih melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Lihat : Bursa Tokyo 7 September Berakhir Negatif Tertekan Penguatan Yen

Pertumbuhan ekonomi Jepang April-Juni lebih cepat dari yang diperkirakan, namun masih melambat dibandingkan kuartal sebelumnya, demikian Kantor Kabinet mengatakan pada hari Kamis (08/09), dengan revisi ke atas untuk belanja modal dan persediaan, tetapi permintaan yang lemah di dalam dan di luar negeri terlihat membebani pertumbuhan kuartal ini.

Kantor Kabinet mengatakan ekonomi tumbuh pada tingkat tahunan 0,7 persen selama April-Juni, sebuah revisi ke atas pembacaan awal pertumbuhan 0,2 persen, di mana yen yang kuat dan lemahnya permintaan terlihat menekan ekspor dan belanja modal.

Lihat : Pertumbuhan Ekonomi Jepang Q2 Masih Lambat

Dolar mengambil ¥ 101,78 di perdagangan Asia awal, dibandingkan dengan kurs dolar / yen di atas 103 minggu lalu sebelum pasar mulai memanggil kembali harapan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan September.

Pada awal perdagangan saham eksportir mixed. Saham Toyota melemah -1,11 persen, saham Mitsubishi naik 0,18 persen, saham Canon turun -0,49 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -20,00 poin atau -0,12% pada 16,970, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,990.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi lemah tertekan kekuatiran perlambatan ekonomi Jepang. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,449-15,834, dan kisaran Resistance 17,372-17,872.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here