Tekanan Dollar Terhadap Rupiah Hingga Kamis Siang Terus Berlanjut

206

Hingga perdagangan pasar valas akhir sesi Asia (8/9), kurs rupiah masih bergerak lemah terhadap dollar AS meskipun kondisi dollar AS sedang terkoreksi terhadap banyak rivalnya. Sentimen yang melemahkan rupiah awal perdagangan masih terus berlanjut namun dapat saja terpangkas sejalan dengan koreksi dollar. Rupiah turut dilemahkan oleh intervensi BI melemahkan kurs referensinya.

Pergerakan  rupiah yang lemah hingga siang ini membuat investor asing semakin kuras modalnya oleh profit taking dari bursa saham hingga  mencetak net sell Rp150 miliar.  Aksi jual saham asing ini memberikan tekanan  kuat   bagi laju IHSG yang melemah   0,1%.

Lihat: IHSG 8 September Sesi 1 Turun Tertekan Pelemahan Rupiah

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan 0,15% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13105/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13082/US$. Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   diperlemah.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperlemah  ke  13090  dari  posisi 13086  perdagangan hari Rabu (7/9),  sedangkan kurs transaksi antar bank melemah  ke posisi 13155  setelah perdagangan sebelumnya 13151.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi kuat pada akhir perdagangan  oleh momentum pelemahan dollar AS, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13120 dan  resistance di 13067.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here