Awal Indeks Kospi 9 September Merosot 1 Persen Tergerus Kekuatiran Uji Coba Nuklir Korea Utara

416
indeks kospi

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (09/09) indeks Kospi dibuka anjlok, terpantau turun -24,82 poin atau -1,20 persen pada 2038.91. Pelemahan indeks Kospi tertekan kekuatiran uji coba nuklir Korea Utara.

Lihat : Bursa Seoul 8 Agustus Berakhir Naik Tipis Terbantu Kinerja Saham Kapital Besar

Pagi ini terjadi gempa berkekuatan 5 yang telah terdeteksi di Korea Utara, meningkatkan kekhawatiran uji coba nuklir yang mungkin dilakukan oleh negara Korea Utara.

Eropa Mediterania Seismologi Centre (EMSC) mencatat gempa berkekuatan 5 skala richter di Korea Utara, pada kedalaman 10 kilometer, pada 09:00 waktu setempat. Gempa itu sekitar 349 kilometer tenggara dari Jilin di Cina, kata EMSC.

Survei Geologi AS juga mendeteksi apa yang disebut berkekuatan 5,3 “ledakan” yang dikatakan adalah 18 kilometer timur-timur laut dari Sungjibaegam di Korea Utara.

Lihat : Gempa di Korea Utara yang Dikuatirkan Uji Coba Nuklir, Menekan Bursa Asia

Sebelumnya pasar dibuka lemah tertekan pelemahan bursa Wall Street.

Pada awal perdagangan saham-saham kapital besar mixed. Saham Samsung turun -1,3 persen, saham Korea Electric Power naik 0,85 persen, saham Hyundai Motor turun -0,36 persen, saham Amorepacific turun -2,13 persen, saham Hyundai Mobis turun -1,07 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -1,90 poin atau -0,73% pada 258.50, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 260.40.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak lemah tertekan kekuatiran uji coba nuklir Korea Utara. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 255.29-252.86 dan kisaran Resistance 261.02-264.10.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here