Bursa Shanghai 9 September Ditutup Lemah, Mingguan Masih Naik Tipis

469
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Jumat (09/09), indeks Shanghai berakhir turun -17,10 poin, atau -0,55 persen, ke 3078.85. Pelemahan indeks Shanghai terganjal lemahnya inflasi Tiongkok, sementara investor juga pesimis akan adanya stiimulus dari pemerintah Beijing.

Untuk minggu ini bursa Shanghai hanya naik tipis 0,4 persen.

Inflasi harga konsumen Tiongkok melambat menjadi kecepatan yang terlemah dalam hampir setahun pada bulan Agustus, terseret oleh turunnya biaya makanan, walaupun kenaikan sedikit dalam deflasi harga produsen membawa harapan perbaikan ekonomi.

Indeks harga konsumen (CPI) naik 1,3 persen pada Agustus dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan kenaikan 1,8 persen pada bulan Juli, Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Jumat (09/09).

Inflasi yang rendah berarti Beijing memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter jika diperlukan, tetapi pembuat kebijakan tampaknya memiliki pandangan yang berbeda atas berapa banyak stimulus yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, jika ada, dan bentuk seperti apa yang harus diambil.

Lihat : Inflasi Tiongkok Agustus Turun Terlemah Dalam 1 Tahun

Senin mendatang akan dirilis data New Yuan Loan Agustus yang diindikasikan merosot.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai akan bergerak turun dengan pelemahan data ekonomi.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here