Bursa Tokyo 9 September Berakhir Flat; Mingguan Masih Negatif

555
Vibizmedia Photo

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Jumat (09/09), indeks Nikkei ditutup flat, naik tipis 0,04 persen, atau 6,99 poin pada 16.965,76. Pergerakan flat indeks Nikkei karena investor terus mencari petunjuk untuk waktu kenaikan suku bunga AS dan kapan Bank of Japan akan menambah stimulus moneter yang agresif.

Secara mingguan, bursa Tokyo turun 0,2 persen.

Saham Jepang telah diperdagangkan dalam kisaran ketat dalam beberapa pekan terakhir karena investor mencoba untuk menilai prospek suku bunga AS dan kebijakan moneter Bank of Japan. Keduanya Federal Reserve dan BoJ mengadakan pertemuan kebijakan pada 20-21 September

Meskipun ada katalis segar pada hari Jumat, investor gugup atas ketegangan meningkat di Semenanjung Korea setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir kelima.

Investor juga menunggu isyarat dari pertemuan antara Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda dan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk bertukar pandangan mengenai kajian komprehensif kebijakan moneter bank sentral.

Pada Senin mendatang akan dirilis data Machinery Orders Agustus dan PPI Agustus, yang diperkirakan berada di wilayah kontraksi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi lemah dengan lemahnya data ekonomi. Juga akan mencermati pergeraka Yen.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here