Bursa Wall Street Turun Setelah Keputusan Mengecewakan ECB

542

Bursa Saham AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari, mengabaikan lonjakan harga minyak, karena keputusan mengecewakan terbaru Bank Sentral Eropa yang tidak memperluas kebijakan moneternya.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup sekitar 50 poin lebih rendah, dengan Apple berkontribusi besar dalam paling kerugian.

Indeks S & P 500 turun sekitar 0,2 persen, dengan penurunan tertingi sektor teknologi informasi.

Indeks komposit Nasdaq merosot dan menghapuskan kemenangan beruntun empat hari, jatuh sekitar 0,5 persen dengan saham Apple turun 2,6 persen.

Saham Apple jatuh sehari setelah pembukaan model iPhone terbaru. Pada hari Kamis, perusahaan mengatakan tidak akan merilis angka pre-order untuk ponsel, mengatakan angka-angka yang “tidak lagi mewakili metrik bagi investor dan konsumen kami.”

ECB mempertahankan suku bunga tidak berubah dan tidak mengumumkan perpanjangan program pelonggaran kuantitatif. Draghi mengatakan dalam sebuah konferensi pers bank sentral tidak membahas perpanjangan program mengatakan, tetapi menambahkan program ini akan berjalan sampai akhir Maret mendatang atau setelah itu jika diperlukan.

Investor juga menganalisis data ekonomi dari AS, dengan klaim pengangguran mingguan datang 4.000 lebih rendah pada 259.000. Data lain yang dirilis Kamis termasuk rilis Administrasi Informasi Energi untuk persediaan minyak mentah mingguan, yang menunjukkan penarikan dari 14,5 juta barel pekan lalu.

Harga minyak naik tajam setelah laporan tersebut, dengan minyak mentah AS menetap 4,66 persen lebih tinggi pada $ 47,62 per barel.

Investor telah erat mengincar setiap set data, mencari petunjuk tentang apakah Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan September. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada bulan September adalah 18 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Sementara itu, Treasury AS meluncur Kamis, dengan dua tahun yield catatan dekat 0,77 persen dan yield benchmark 10-tahun sekitar 1,61 persen.

Dolar AS naik terhadap sekeranjang mata uang, menghapus kerugian sebelumnya, dengan perdagangan euro sekitar 0,1 persen lebih tinggi pada $ 1,125 dan yen memegang 0,8 persen lebih rendah, dekat 102,43.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 46,23 poin lebih rendah, atau 0,25 persen, di 18,479.91, dengan penurunan tertinggi saham Nike dan saham Chevron yang naik tertinggi.

Indeks S & P 500 tergelincir 4,86 poin, atau 0,22 persen, menjadi ditutup pada 2,181.30, dengan sektor teknologi informasi memimpin tujuh sektor yang lebih rendah dan sektor energi yang naik tertinggi.

Indeks Nasdaq turun 24,44 poin, atau 0,46 persen menjadi ditutup pada 5261.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa global yang dapat memberikan pengaruh bursa.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here