Harga Kopi Arabica ICE Turun Terganjal Penguatan Dollar AS

329

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Jumat dini hari (09/09) berakhir negatif. Pelemahan harga kopi arabica tertekan penguatan mata uang dollar AS.

Indeks dolar, yang mengukur dollar terhadap sekeranjang mata uang, naik 0,1 persen pada 95,06. Pemulihan dolar setelah Bank Sentral Eropa mempertahankan program stimulus ekonomi.

Kenaikan nilai tukar dollar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri sehingga permintaannya ikutan tergerus melemah.

Lihat : Harga Kopi Arabica Naik Terpicu Penurunan Proyeksi Produksi di Brazil

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Desember 2016 ditutup retreat pada posisi 1,5490 dollar, turun sebesar -0,20 sen atau setara dengan -0,13 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan potensi penguatan dollar AS setelah keputusan ECB. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,5200 dollar dan 1,4900 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,5800 dollar dan 1,6100 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here