Bursa Tokyo 13 September Berakhir Naik Terdorong Optimisme Ekonomi

483
nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Selasa (13/09), indeks Nikkei ditutup naik naik 0,34 persen, atau 56,12 poin pada 16,729.04. Penguatan indeks Nikkei terdukung penguatan bursa Wall Street dan meredanya harapan kenaikan suku bunga AS, serta meningkatnya optimisme terhadap perekonomian Jepang.

Lihat : Bursa Tokyo 12 September Berakhir Merosot Terendah Lebih 1 Bulan

Bursa Wall Street ditutup naik tajam pada akhir perdagangan Selasa dinihari setelah pernyataan dovish pejabat kunci Federal Reserve berkaitan dengan suku bunga AS.

Gubernur Fed Lael Brainard – anggota voting komite kebijakan bank sentral, mengatakan sementara kemajuan ekonomi terus berlanjut, akan lebih bijaksana bagi The Fed untuk menjaga kebijakan moneter yang longgar.

Lihat : Bursa Wall Street Naik Tajam Setelah Pernyataan Dovish Brainard

Kenaikan indeks juga didukung meningkatnya optimisme perusahaan besar di Jepang terhadap kondisi ekonomi.

Produsen besar Jepang berbalik optimis tentang kondisi bisnis pada kuartal ketiga dan perusahaan merevisi rencana belanja modal mereka, sebuah survei pemerintah menunjukkan pada Selasa (13/09), dalam tanda ekonomi mendapatkan momentum.

Survei oleh Departemen Keuangan dan Ekonomi dan Sosial Research Institute, sebuah lengan dari Kantor Kabinet, mencatatkan indeks survei bisnis (BSI) dari sentimen di antara produsen besar meningkat pada 2,9 pada bulan Juli-September, dibandingkan dengan minus 11,1 pada bulan April -Juni.

Lihat : Produsen Besar Jepang Optimis Akan Kondisi Bisnis Kuartal Ketiga

Pada akhir perdagangan, saham otomotif menguat. Saham Toyota naik 0,44 persen, saham Honda naik 0,91 persen, saham Nissan naik 0,53 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 60,00 poin atau 0,36% pada 16,600, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,540.

Esok hari akan dirilis data Produksi Industri Jepang Juli yang diindikasikan melemah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi lemah jika data produksi industri melemah. Juga akan mencermati pergerakan mata uang Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,026-15,526, dan kisaran Resistance 17,026-17,526.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here