Dollar AS Sesi Asia 13 September Kesulitan Untuk Rebound

448

Dollar AS masuki perdagangan sesi Asia berhasil menguat namun setelah itu bergerak konsolidasi oleh tarik menarik sentimen. Sebelumnya dollar AS pada sesi Amerika retreat dari rally 3 hari berturut oleh pernyataan dovish salah seorang Gubernur Federal Reserve semalam.

Pasar mempertimbangkan perdagangan safe haven seperti yen dan emas, namun di pasar kawasan Asia  indeks beberapa saham tunjukkan penguatan mantap dan memicu terangkatnya dollar AS. Gubernur Fed Lael Brainard semalam  menyarankan bank sentral Amerika untuk mempertahankan kebijakan moneter yang longgar menyikapi kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini menampar semua komentar pejabat tinggi Fed lainnya yang justru sebaliknya harapkan kenaikan suku bunga sangat diperlukan.

Terpantau di pasar spot sesi Asia dollar melemah bersamaan dengan rival-rival utamanya kecuali terhadap yen Jepang yang sedang diuntungkan ritme perdagangan safe haven. Dan untuk pergerakan hari ini dollar AS diperkirakan melemah kembali oleh sepinya penggerak kuat fundamental hariannya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan bergerak melemah   setelah awal perdagangan sesi Asia dibuka  lebih rendah pada posisi 95.12  dan  kini bergerak  pada posisi  95.11. Perdagangan sebelumnya dollar AS ditutup retreat 0,20 persen.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here