Kenaikan Suku Bunga AS Mereda, Hijaukan Pasar Global

448

Bursa Wall Street ditutup naik tajam pada akhir perdagangan Selasa dinihari setelah pernyataan dovish pejabat Fed Lael Brainard yang mengatakan sementara kemajuan ekonomi terus berlanjut, akan lebih bijaksana bagi The Fed untuk menjaga kebijakan moneter yang longgar. Indeks Dow Jones naik 1,32 persen, menjadi ditutup pada 18,325.07, dengan kenaikan tertinggi saham Wal-Mart. Indeks S & P 500 naik 1,47 persen, ke 2,159.04, dengan sektor telekomunikasi memimpin semua sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq menguat 1,68 persen, ke 5,211.89.

Bursa Asia pagi ini dibuka naik mengikuti penguatan bursa Wall Street. Terpantau Indeks Nikkei naik 0,20% pada 16.706,61. Indeks ASX 200 naik 0,57 % pada 5.249,60. Indeks Kospi naik 0,69 persen pada 2.005,19.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan dinihari tadi tadi naik 0,8 persen di 46,25 dollar per barel, karena pelemahan dolar AS dan penguatan bursa saham AS membantu minyak mentah rebound dari penurunan sebelumnya yang tertekan oleh kekhawatiran meningkatnya aktivitas pengeboran minyak di Amerika Serikat.  Harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan kekuatiran kekenyangan global.

Sedangkan harga emas spot pada perdagangan dinihari tadi berakhir turun tipis 0,02 persen pada 1,327.51 dollar per tory ons, karena tekanan dari spekulasi atas potensi kenaikan suku bunga AS bulan ini diimbangi daya tarik safe haven logam di tengah kelemahan luas di seluruh aset lainnya. Diperkirakan harga emas berpotensi naik dengan pelemahan dollar AS setelah meredanya harapan kenaikan suku bunga AS.

Dari pasar valas, Dolar AS melemah setelah pernyataan dovish Gubernur Fed Lael Brainard, yang menyatakan sementara kemajuan ekonomi terus berlanjut, akan lebih bijaksana untuk Fed untuk menjaga kebijakan moneter yang longgar.EURUSD naik 0,01 persen pada 1.1234. GBPUSD naik 0.53 % pada 1.3335.  USDJPY turun 0,82 persen pada 101.84. Dollar AS berpotensi lemah dengan meredanya harapan kenaikan suku bunga AS.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin kemarin libur memperingati Idul Adha. Pudarnyaharapan kenaikan suku bunga AS semalam yang memicu penguatan bursa Wall Street dan pelemahan dollar AS menjadi sentiment positif penguatan bursa hari ini. Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5231-5256, dan resisten 5333-5385. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BMRI, ADHI, TLKM dan PGAS..

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah Unemployment Rate Agustus Korea Selatan, Retail Sales Agustus, Produksi Industri Agustus, Fixed Asset Investment Agustus, New yuan Loans Agustus Tiongkok, produksi Industri Agustus Hong Kong, Inflation Rate Inggris, Inflation Rate Agustus Jerman, ZEW Economic Sentiment September Jerman dan Zona Eropa.

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here