IHSG 14 September Dibuka Negatif Tertekan Pelemahan Rupiah dan Wall Street

531

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (14/09) dibuka turun -35,14 poin atau -0,67 persen, pada 5180,42. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan Rupiah dan bursa Wall Street.

Terpantau pagi ini Rupiah melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR menguat 0,52 persen pada 13,237.

Bursa Saham AS ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Rabu dinihari, tertekan anjloknya harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 258,32 poin, atau 1,41 persen, menjadi ditutup pada 18,066.75. Indeks S & P 500 melemah 32,02 poin, atau 1,48 persen, menjadi berakhir pada 2,127.02. Indeks Nasdaq turun 56,63 poin, atau 1,09 persen menjadi 5,155.25.

Lihat : Bursa Wall Street Merosot Tajam Tergerus Anjloknya Minyak Mentah

Pagi ini terpantau 31 saham menguat, 165 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar lebih Rp305 miliar dari 442 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 15.700 kali.

Pagi ini IHSG tertekan oleh semua sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Pertambangan yang turun -1,44 persen.

Pagi ini terjadi aksi profit taking investor asing, dimana dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp 25,08 miliar.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak melemah terbatas tertekan pelemahan Wall Street dan Rupiah. Namun diharapkan optimisme ekonomi Indonesia mengangkat bursa hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5122-5092, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5183-5213.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here