Rupiah Kamis Siang Berbalik Arah dan Masuk Zona Merah

639

Pergerakan nilai tukar rupiah hingga akhir perdagangan pasar spot sesi Asia hari Kamis (15/9) bergerak lawan arus dengan penguatan awal perdagangan  terhadap dollar AS. Bangkitnya dollar AS oleh harapan kenaikan Fed rate menekan semua rival utamanya.

Kondisi rupiah yang sempat menguat masih belum   membuat investor asing menyetor modalnya kembali ke   bursa saham hingga  mencetak net sell Rp314 miliar.  Aksi jual saham asing ini tidak menjadi hambatan bagi  IHSG yang kini sedang bergerak kuat 1,9%.

Lihat: IHSG 15 September Sesi 1 Naik 1 Persen Terdorong Penguatan Rupiah

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot siang ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan 0,11% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13220/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13193/US$.  Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini   diperkuat.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperkuat   ke  13190  dari  posisi 13228 perdagangan hari Rabu (14/9),  sedangkan kurs transaksi antar bank melemah  ke posisi 13256  setelah perdagangan sebelumnya 13294.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi kuat pada akhir perdagangan  oleh momentum pelemahan dollar AS, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13234 dan  resistance di 13158.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here