Bursa Shanghai Mingguan Anjlok 2,5 Persen, Sentimen Bearish Masih Membayangi

478
bursa shanghai

Pada hari Kamis dan Jumat ini bursa Tiongkok libur memperingati Mid Autumn Festival Holiday. Dengan demikian perdagangan indeks Shanghai hanya berlangsung 3 hari dalam pekan ini.

Dalam perdagangan 3 hari tersebut, indeks Shanghai membukukan hasil negatif, merosot -2,51 persen, sebagian besar tertekan kekuatiran kenaikan suku bunga AS dan pudarnya harapan stimulus dari pemerintah Tiongkok setelah data-data ekonomi Tiongkok menguat.

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Rabu (14/09), indeks Shanghai berakhir turun -20,84 poin, atau -0,69 persen, ke 3002.67. Pelemahan Indeks Shanghai dalam perdagangan tipis pada hari Rabu menjelang libur panjang akhir pekan, tertekan pesimisnya harapan stimulus moneter Tiongkok.

Pada pekan ini, data-data ekonomi Tiongkok mencatat hasil yang positif.

Produksi industri naik 6,3 persen pada Agustus dari tahun sebelumnya, Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa (13/09), mengejutkan analis yang memperkirakan hal itu untuk naik hanya sedikit menjadi 6,1 persen.

Penjualan ritel juga dengan mudah mengalahkan ekspektasi, dengan percepatan pertumbuhan menjadi 10,6 persen dari 10,2 persen bulan sebelumnya. Analis telah memperkirakan kenaikan 10,3 persen.

Fixed Asset Investment YoY Agustus membukukan hasil 8,1 persen, di atas konsensus 8,0 persen, dan sama dengan hasil bulan sebelumnya 8,1 persen.

Lihat : Produksi Industri dan Penjualan Ritel Tiongkok Agustus Naik Melebihi Perkiraan

Namun dengan hasil data ekonomi mengalahkan ekspektasi membuat investor dan analis memiliki beberapa keraguan mengenai apakah momentum perbaikan akan berkelanjutan.

Pada Senin mendatang akan ada rilis data ekonomi House Price Index Agustus yang diperkirakan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai akan bergerak lemah dengan pudarnya harapan stimulus pemerintah Beijing karena positifnya data ekonomi. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2906-2804 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3109-3205.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here