Harga Timah 19 September Stabil Menantikan Keputusan Suku Bunga AS

483

Harga timah di bursa Malaysia stabil pada perdagangan awal pekan Senin (19/09). Stabilnya harga dengan investor menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS 20-21 September ini terkait kebijakan suku bunga AS.

Inflasi AS naik 0,2% untuk Agustus dibandingkan dengan kenaikan yang diperkirakan dari 0,1% dengan peningkatan tahunan sebesar 1,1% dari 0,8% sebelumnya. Ini adalah tingkat inflasi tertinggi dalam empat bulan, didorong oleh meningkatnya biaya perlindungan dan medis.

Meskipun kenaikan relatif sempit, namun akan memberikan dorongan tambahan untuk kenaikan suku bunga AS lebih tinggi dari anggota FOMC .

Lihat : Inflasi AS Agustus Naik Tertinggi 4 Bulan

Dengan inflasi AS menguat ini masih memicu perkembangan sentimen kenaikan suku bunga AS, apakah menaikkan suku bunga pada pertemuan besok atau akan naik pada pertemuan akhir tahun mendatang.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau stabil hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 19.200 dollar per ton, sama dengan penutupan sebelumnya pada akhir pekan di 19.200.

Pada pekan lalu harga timah juga stabil pada posisi 19,200 dollar per ton, sebagian besar mencermati perkembangan suku bunga AS, sementara pasar Tiongkok libur yang menurunkan permintaan.

Lihat : Harga Timah Akan Cermati Data Ekonomi AS Malam ini

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan potensi penguatan dollar AS setelah data AS menguat. Harga akan menghadapi level Support di posisi 19.000 dollar dan 18.800 dollar. Akan tetapi jika terjadi kenaikan, harga timah akan menghadapi level Resistance di 19.400 dollar dan 19.600 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here