IHSG 19 September Dibuka Naik Terdorong Kenaikan Minyak Mentah

662

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (19/09) dibuka naik 22,02 poin atau 0,42 persen, pada 5289,79. Kenaikan IHSG terdorong sentimen positif kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik di perdagangan Asia, Senin (19/09), setelah pernyataan Venezuela bahwa negara OPEC dan non-OPEC hampir mencapai kesepakatan menstabilkan produksi dan sentimen bentrokan di Libya mengangkat kekhawatiran bahwa upaya untuk memulai kembali ekspor minyak mentah bisa terganggu.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate naik 63 sen, atau 1,5 persen, pada $ 43,66 per barel.

Sedangkann harga minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan pada $ 46,39 per barel pada 0046 GMT (08:46 EDT), naik 62 sen, atau 1,4 persen, dari pemukiman terakhir mereka.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Naik Terdukung Optimisme Venezuela dan Bentrokan Libya

Pagi ini terpantau 111 saham menguat, 43 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar lebih Rp195 miliar dari 272 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 7.900 kali.

Pagi ini IHSG terdukung oleh semua sektor yang positif, dengan kenaikan tertinggi sektor Aneka Industri yang naik 1,61 persen.

Pagi ini masih terjadi aksi beli saham investor asing, dimana dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp 7,25 miliar.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas dengan lanjutan aksi beli saham dan kenaikan minyak menetah. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5236-5205, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5299-5330.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here