Inflasi AS Kuatkan Harapan Kenaikan Suku Bunga

478
Bursa saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, tertekan menguatnya harapan kenaikan suku bunga AS setelah data inflasi AS meningkat dan tertekan merosotnya harga minyak mentah. Dow Jones turun0,49% di 18,123.80 dengan penurunan tertinggi saham United Technologies, SP500 turun 0,38% ke 2139,16 dengan sektor keuangan memimpin delapan sektor yang lebih rendah serta Nasdaq turun 0,10% ke 5,244.57.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka menguat, bursa saham Jepang ditutup untuk hari libur publik Keiro No Hi, bursa Autralia juga ditunda pengaruh kesalahan teknis sedangkan Kospi menguat 0,23% ke 2.004,04.

Dari pasar komoditas, harga emas jatuh ke terendah dua pekan pada 0,22% menjadi USD 1,310.86 per troy ons pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari setelah inflasi AS bulan lalu naik melebihi perkiraan yang memicu dorongan Federal Reserve menaikkan suku bunga tahun ini dan dolar AS melonjak.

Harga minyak mentah turun 2,00% menjadi USD 43,03 per barel pada akhir perdagangan akhir pekan Jumat dinihari karena pembengkakan  ekspor Iran memperkuat kekhawatiran kekenyangan global, sementara bensin rally pada kilang dan pipa padam.

Dari pasar valas, menguatnya dollar AS dua minggu lebih tinggi terhadap major currencies lainnya Jumat kemarin, setelah data inflasi AS naik melebihi perkiraan, menguatkan harapan kenaikan suku bunga AS tahun ini. EURUSD turun 0,79% ke  level 1.11552. GBPUSD turun 1,81% ke level 1.29974. USDJPY naik 0,19% ke level 102.252.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Jumat (16/9) berakhir naik 0,04% pada 5267.76, Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah, namun aksi profit taking membuat IHSG hanya naik tipis. Anjloknya bursa saham global akhir pekan oleh bertambahnyanya kekuatan harapan kenaikan Fed rate pekan ini memberikan pergerakan yang kemah bagi bursa saham Asia. Sentimen ini diwaspadai terjadinya profit taking bagi saham unggulan yang melonjak tinggi.Namun anjloknya cukup parah IHSG pekan lalu menyisakan harga saham-saham unggulan yang murah sehingga menarik untuk diakumulasi. Hari ini, IHSG diperkirakan akan di kisaran support 5221-5244 dan kisaran resistance 5297-5327. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : AALI, CPIN, SMGR dan WIKA.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here