Berita Emiten : BBCA Dan Tax Amnesty

571

Pertumbuhan kredit PT Bank Central AsiaTbk pada kuartal III 2016 masih lesu. Perseroan masih berusaha mencapai besaran penyaluran kredit menyamai posisi Desember 2015. Pertumbuhan kredit pada Juni 2016 nilainya cukup baik. Namun kredit kembali turun setelah musim Lebaran.

Harga saham perusahaan ini (BBCA) dibuka di harga Rp.15200 pagi hari tadi dan ditutup turun sore hari ini sebanyak 150 poin atau 0,98% ke harga Rp. 15200 per lembarnya. Sempat mencapai harga tertinggi hari ini, yaitu di harga Rp.15275 per lembar.

Perseroan berharap pada bulan Agustus dan September kredit akan membaik. Manajemen menyatakan pada tahun 2016 perusahaan cukup kesulitan mengejar target pertumbuhan. Meski begitu hingga akhir tahun ini BCA masih mematok target pertumbuhan kredit hingga 8%.

Dana tebusan hasil program amnesti pajak yang berada di Bank Central Asia selaku bank persepsi pembayaran tebusan dan repatriasi mencapai Rp8,7 triliun.Jumlah uang tebusan yang disetorkan di BCA tersebut hampir sepertiga dari total uang tebusan wajib pajak peserta amnesti pajak yang tercatat mencapai Rp23,5 triliun pada Senin (19/9) pukul 17.00 WIB dari total Surat Pernyataan Harta (SPH) yang dilaporkan.

Selasti Panjaitan/ VMN/VBN/ Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here