Bursa Seoul 21 September Berakhir Naik Setelah BOJ Pertahankan Suku Bunga

482
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (21/09), indeks Kospi berakhir naik 9,93 poin, atau 0,49 persen, ke 2,025.71. Penguatan indeks Kospi terpicu keputusan BOJ mempertahankan suku bunga tetap.

Lihat : Indeks Kospi 21 September Dibuka Flat Mengikuti Wall Street

Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuannya pada minus 0,1 persen.

BOJ menambahkan target suku bunga jangka panjang kepada program pembelian aset besar-besaran pada hari Rabu, merombak kerangka kebijakan dan berkomitmen untuk mencapai target inflasi 2 persen secepat mungkin.

Lihat : BOJ Pertahankan Suku Bunga, Fokuskan Target Kurva Imbal Hasil

Jika BOJ memotong suku bunga kebijakan, eksportir Korea Selatan memiliki sedikit ruang dalam hal harga di luar negeri dibandingkan dengan saingan mereka di Jepang. Penguatan won menghasilkan penurunan pendapatan eksportir luar negeri bila dikonversi ke dalam dolar.

Pada akhir perdagangan saham berkapitalisasi besar mixed di seluruh papan. Saham Samsung Electronics naik 0,44 persen. Saham Korea Electric Power Corp naik 1,54.

Sementara itu, saham produsen mobil top Hyundai Motor turun 0,36 persen, sedangkan saham pembuat kosmetik terkemuka AmorePacific Corp kehilangan 1,03 persen.

Mata uang lokal diperdagangkan pada 1,120.10 won terhadap dolar AS, naik 0,50 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 1,50 poin atau 0,59% pada 256.60, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 255.10.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan mencermati keputusan suku bunga AS, yang jika mempertahankan suku bunga tetap, akan menguatkan indeks. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 253.78-250.85 dan kisaran Resistance 259.47-262.56.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here