IHSG 21 September Dibuka Flat Menantikan Keputusan BOJ dan The Fed

476

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (21/09) dibuka flat, terpantau turun tipis -4,70 poin atau -0,09 persen, pada 5297,79. Pelemahan IHSG terpicu kewaspadaan investor mencermati pertemuan BOJ dan The Fed, juga pelemahan Rupiah.

Federal Reserve AS dan Bank of Japan keduanya dijadwalkan untuk menyampaikan keputusan terbaru mereka dalam kebijakan moneter Rabu.

Hanya kesempatan 12 persen untuk kenaikan suku bunga saat ini, dibandingkan dengan 24 persen pekan lalu, kata CME FedWatch.

Sementara itu, BOJ diharapkan untuk mengambil beberapa tindakan, dengan munculnya spekulasi untuk kemungkinan memotong suku bunga lebih dalam ke wilayah negatif.

Sementara itu mata uang Rupiah melemah tipis pagi ini. Terpantau pasangan kurs USDIDR naik tipis 0,08 persen pada 13,156.

Pagi ini terpantau 96 saham menguat, 52 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar lebih Rp815 miliar dari 491 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 10.700 kali.

Pagi ini IHSG tertekan oleh semua 7 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Perdagangan yang turun 0,39 persen.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Rabu 21 September 2016

Pagi ini masih terjadi aksi profit taking investor asing, dimana dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp 624,42 miliar.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak flat dengan kehati-hatian investor mencermati pertemuan The Fed AS dan Bank of Japan. Namun diharapkan optimisme ekonomi Indonesia memberikan penguatan. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5260-5229, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5321-5352.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here