Harga CPO 22 September Naik Terbantu Penguatan Minyak Mentah

490

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia terpantau naik pada perdagangan Kamis siang (22/09). Kenaikan harga CPO siang ini terdukung kenaikan harga minyak mentah sesi Asia.

Harga minyak mentah memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya di perdagangan Asia, Kamis (22/09), setelah kejutan penurunan persediaan minyak mentah mingguan AS dan pelemahan dollar AS setelah The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 45,76 per barel, naik 42 sen atau 0,93 persen dari penutupan sebelumnya. Kontrak telah naik sebanyak 3 persen sehari sebelumnya.

Harga minyak mentah patokan Internasional Brent juga naik, mendapatkan 40 sen atau 0,85 persen dari penutupan terakhir mereka untuk $ 47,23 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Lanjutkan Penguatan

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami kenaikan. Harga kontrak Desember 2016 yang merupakan kontrak paling aktif menguat sebesar 4 ringgit atau 0,1 persen dan diperdagangkan pada posisi 2.681 ringgit per ton.

Kenaikan harga CPO tertahan dengan penguatan mata uang Ringgit, sehingga hanya naik tipis.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi kenaikan minyak mentah. Namun jika Ringgit terus menguat, akan menekan harga CPO.

Harga CPO berjangka kontrak Desember 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 2.730 ringgit dan 2.780 ringgit. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 2.630 ringgit dan 2.580 ringgit.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here