Harga Emas Melompat 1 Persen Setelah Keputusan The Fed AS

694

Harga emas naik mencapai level tertinggi sejak 9 September pada akhir perdagangan Kamis dinihari setelah keputusan The Fed AS mempertahankan suku bunga tetap.

Harga emas spot emas naik 1,4 persen pada $ 1,333.03 per ons. Sedangkan harga emas  berjangka AS naik 1,4 persen menjadi $ 1,337.00 ons.

Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Kamis dinihari tadi (22/09) tetapi memberikan sinyal kuat untuk pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun ini karena pasar tenaga kerja membaik lebih lanjut.

Ketua Fed Janet Yellen, berbicara setelah pernyataan kebijakan terbaru bank sentral, mengatakan pertumbuhan AS sedang terlihat kuat dan tingkat kenaikan akan diperlukan untuk menjaga perekonomian kuat dan memicu inflasi tinggi.

Lihat : The Fed Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga AS di Desember

Indeks dolar, yang mengukur mata uang terhadap enam mata uang utama, mengupas keuntungan dan sentuhan lemah di 95,52 setelah jatuh 0,50 persen.

Penambang emas juga mencapai level tertinggi dengan 6,4% sejak 3 Juni.

Sebelumnya harga emas sudah naik lebih tinggi setelah Bank of Japan mengadopsi target untuk suku bunga jangka panjang.

Emas naik bersama dengan pasar saham setelah Bank of Japan meirombak kerangka kebijakan moneter, beralih ke menargetkan suku bunga dan meminggirkan lebih dari tiga tahun pencetakan uang besar-besaran.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, turun 0,41 persen menjadi 938,75 ton pada hari Selasa.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi naik setelah The Fed akan menahan suku bunga AS bulan ini, sehingga melemahkan dollar AS. Harga emas diperkirakan berada pada kisaran Resistance $ 1,335-$ 1,337 dan jika harga turun di kisaran Support $ 1,331-$ 1,329.

Freddy/VMN/ VBN/ Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here