Indeks Kospi 22 September Dibuka Naik Terdorong Penguatan Wall Street

449
indeks kospi

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (22/09) indeks Kospi dibuka naik tinggi, terpantau naik 20,36 poin atau 1,00 persen pada 2056.35. Penguatan indeks Kospi terdorong kenaikan Bursa Wall Street setelah The Fed mempertahankan suku bunga AS tidak berubah.

Lihat : Bursa Seoul 21 September Berakhir Naik Setelah BOJ Pertahankan Suku Bunga

Bursa Saham AS ditutup naik tajam pada akhir perdagangan Kamis dinihari setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mengisyaratkan kemungkinan satu kenaikan suku bunga tahun ini. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 163,74 poin, atau 0,90 persen, menjadi ditutup pada 18,293.7. Indeks S & P 500 naik 23,36 poin, atau 1,09 persen. Indeks Nasdaq menguat 53,83 poin, atau 1,03 persen, menjadi ditutup pada 5,295.18.

Lihat : Bursa Wall Street Naik Tinggi Setelah Keputusan The Fed

Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Kamis dinihari tadi (22/09) tetapi memberikan sinyal kuat untuk pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun ini karena pasar tenaga kerja membaik lebih lanjut.

Ketua Fed Janet Yellen, berbicara setelah pernyataan kebijakan terbaru bank sentral, mengatakan pertumbuhan AS sedang terlihat kuat dan tingkat kenaikan akan diperlukan untuk menjaga perekonomian kuat dan memicu inflasi tinggi.

Yellen mengatakan ia berharap satu tingkat meningkat tahun ini jika pasar kerja terus meningkat dan risiko baru yang besar tidak timbul.

Lihat : The Fed Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga AS di Desember

Pada awal perdagangan, saham berkapitalisasi besar naik di seluruh papan. saham berkapitalisasi besar naik di seluruh papan. Saham Samsung Electronics Co naik 0,63 persen, saham Naver, operator portal internet atas, naik 0,47 persen dan saham Hyundai Motor naik 0,36 persen.

Mata uang lokal diperdagangkan pada 1,101.65 won terhadap dolar AS, naik 18,45 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 3,15 poin atau 1,23% pada 259.75, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 256.60.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak naik setelah The Fed AS mempertahankan suku bunga tetap. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 256.46-253.53 dan kisaran Resistance 262.48-265.32.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here