Bursa Seoul 23 September Ditutup Naik; Mingguan Naik Mantap 2,7 Persen

438
indeks kospi
Vibizmedia Photo

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (23/09), indeks Kospi berakhir naik 4,37 poin, atau 0,21 persen, pada 2,054.07. Penguatan indeks Kospi terdorong kenaikan keputusan The Fed mempertahankan suku bunga AS tidak berubah dan penguatan Won.

Minggu ini bursa Seoul catat hasil menggembirakan, naik 2,68 persen, sebagian besar terdukung keputusan BOJ dan The Fed AS yang mempertahankan suku bunganya, juga didukung penguatan Won.

Lihat : Indeks Kospi 23 September Dibuka Naik Terbantu Penguatan Wall Street

Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Kamis dinihari tadi (22/09) tetapi memberikan sinyal kuat untuk pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun ini karena pasar tenaga kerja membaik lebih lanjut.

Ketua Fed Janet Yellen, berbicara setelah pernyataan kebijakan terbaru bank sentral, mengatakan pertumbuhan AS sedang terlihat kuat dan tingkat kenaikan akan diperlukan untuk menjaga perekonomian kuat dan memicu inflasi tinggi.

Yellen mengatakan ia berharap satu tingkat meningkat tahun ini jika pasar kerja terus meningkat dan risiko baru yang besar tidak timbul.

Lihat : The Fed Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga AS di Desember

Mata uang lokal ditutup pada 1,102.40 won terhadap dolar AS, naik 0,90 won dari sesi sebelumnya.

Pada perdagangan hari ini, lembaga membeli bersih saham senilai 160.2 miliar won, sedangkan investor asing dan individu menjual bersih nilai saham masing-masing 78 miliar won dan 291.9 miliar won.

Pada akhir perdagangan saham berkapitalisasi besar mixed di seluruh papan. Saham Samsung Electronics merosot 2,9 persen setelah keuntungan dalam enam sesi sebelumnya berturut-turut. Saham Naver, operator portal Internet atas, naik 0,57 persen untuk mencapai 18-bulan rekor tertinggi.

Saham Hyundai Motor naik 2,9 persen, dan afiliasi yang lebih kecil Kia Motors juga menambahkan 0,82 persen. Saham Korea Electric Power Corp naik 1,52 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,10 poin atau -0,04% pada 259.00, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 259.10.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak positif setelah keputusan The Fed mempertahankan suku bunga AS. Namun juga akan mencermati pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah.Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 255.95-252.94 dan kisaran Resistance 261.81-264.73.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here