Bursa Wall Street Lanjutkan Kenaikan, Nasdaq Capai Rekor Penutupan

625

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari, merespon positif keputusan The Fed mempertahankan suku bunga dan didukung kenaikan harga minyak mentah.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 156,18 poin pada sesi tertinggi sebelum menutup sekitar 100 poin lebih tinggi, dengan saham Boeing berkontribusi paling besar dalam keuntungan.

Indeks S & P 500 naik 0,6 persen, dengan real estate mendapatkan hampir 2 persen.

Indeks komposit Nasdaq mencapai tertinggi baru intraday pada 5,342.88, dan mencatat rekor penutupan untuk sesi kedua berturut-turut.

Data penjualan rumah yang ada untuk Agustus turun 0,9 persen, sementara para ekonom memperkirakan kenaikan 1,3 persen. Leading Indicator untuk Agustus, turun 0,2 persen. Sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran mingguan turun ke level terendah dua bulan.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah hari Rabu seperti yang sebagian besar perkirakan, tetapi mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.

Bursa Wall Street rally setelah keputusan itu, dengan tiga indeks utama ditutup sekitar 1 persen lebih tinggi.

Di pasar minyak, minyak mentah AS berakhir 2,16 persen lebih tinggi pada $ 46,32 per barel karena dolar jatuh dan menyusul hasil penarikan dalam persediaan minyak mentah AS.

Jajak pendapat antara calon Partai Demokrat Hillary Clinton dan rekan Republik nya, Donald Trump, telah menyempit secara signifikan selama beberapa minggu terakhir, menurut data dari RealClearPolitics.com. Menuju ke debat pertama mereka, Clinton unggul 6 poin atas Trump, menurut sebuah jajak pendapat NBC News / Wall Street Journal.

Dolar AS turun 0,25 persen terhadap sekeranjang mata uang, dengan perdagangan euro dekat $ 1,1206 dan yen sekitar 100,8.

Treasury AS naik, dengan dua tahun yield sekitar 0,78 persen dan patokan yield 10-tahun di dekat 1.63.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 98,76 poin, atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 18,392.46, dengan kenaikan tertinggi saham Procter & Gamble, sedangkan saham Pfizer dan DuPont sebagai yang tertinggal.

Indeks S & P 500 naik 14,06 poin, atau 0,65 persen, menjadi berakhir pada 2,177.18, dengan sektor real estat memimpin semua sektor yang lebih tinggi.

Indeks Nasdaq menguat 44,34 poin, atau 0,84 persen, menjadi ditutup pada 5,339.52.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif setelah keputusan The Fed juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here