Harga Gula ICE Turun Tipis Terpicu Peningkatan Margin Pemeliharaan

273

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Jumat dini hari (23/09) berakhir turun tipis terpicu meningkatnya margin pemeliharaan.

Harga gula mentah berjangka naik tajam pada awal perdagangan Kamis, karena grafik bullish dan keputusan Fed AS untuk mempertahankan suku bunga stabil sampai akhir tahun mendorong kontrak tertinggi empat tahun.

Bursa menaikkan margin untuk kontrak setelah penutupan Rabu, mengakibatkan beberapa pedagang melakukan posisi pendek strategis untuk membeli berjangka untuk menutupi taruhan mereka. ICE menaikkan margin pemeliharaan sebesar 3,8% menjadi $ 1.512, tertinggi sejak 2011.

“Bagaimana pasar dibuka besok akan menjadi penting,” kata James Liddiard Konsultan Komoditi di Agrilion. “… Jika pembelian panik akhir, maka itu hampir tanda bearish.”

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2017 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,09 sen atau setara dengan -0,40 persen pada posisi 20,67 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Terbantu Pelemahan Dollar AS Setelah Keputusan The Fed

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS dengan ditundanya kenaikan suku bunga AS.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 21,20 sen dan 21,70 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 20,20 sen dan 19,70 sen per pon.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here