IHSG 23 September Sesi 1 Turun, Namun Raih 25 Miliar Dana Asing

463

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Jumat siang (23/09) bergerak turun 8,67 poin atau 0,16 persen pada 5371,59. Pelemahan IHSG terdorong upaya aksi profit taking investor lokal.

Upaya profit taking terjadi setelah IHSG naik dalam 2 hari terakhir. Pada perdagangan kemarin, IHSG naik mantap terdorong keputusan The Fed mempertahankan suku bunga tetap, sehingga menguatkan Rupiah.

Siang ini terpantau Rupiah melemah. Pasangan USDIDR terpantau naik 0,08 persen pada 13,084.

Terpantau siang ini 129 saham menguat, 117 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp2,92 triliun dari 3,11 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak 123.378 kali.

IHSG siang ini tertekan oleh 6 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Aneka Industri yang melemah -1,46 persen.

Namun Siang ini aksi beli saham investor asing masih berlangsung, dimana dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp 25,13 miliar.

Lihat : IHSG 23 September Dibuka Datar Terpicu Upaya Profit Taking

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lemah terbatas dengan lanjutan profit taking. Namun diharapkan penguatan Wall Street dan optimisme ekonomi domestik mengangkat perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5340-5310, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5401-5432.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here