Petunjuk Mengenai Kenaikan Tingkat Bunga Dari Para Presiden the Fed Setelah FOMC

898
Federal Reserve Chair Janet Yellen, from second from left left, with Vice Chairman Stanley Fischer, and Gov. Daniel Tarullo, and the Board of Governors of the Federal Reserve System presides over a meeting in Washington, Monday, July 20, 2015, to discuss a final rule making to implement risk-based capital surcharges for systemically important bank holding companies as well as a final order to establish enhanced prudential standards for the regulation and supervision of General Electric Capital Corporation. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)

Ini adalah pidato pertama setelah pertemuan Fed baru-baru ini dan setiap petunjuk tentang apakah kenaikan tingkat bunga akan terjadi pada bulan Desember yang akan datang akan di apresiasi oleh para investor. Probalita kedepan mengenai kenaikan tingkat bunga bulan Desember telah meningkat dari sebelum pertemuan the Fed sebesar 50% menjadi 60% secara kasar, yang menunjukkan banyak investor masih tidak percaya the Fed akan bisa menaikkan tingkat bunga.

Kenyataannya, untuk pertemuan bulan September 2017 probabilita tidak ada kenaikan tingkat bunga samasekali masih 25%. Pandangan konsensus nampaknya adalah the Fed akan menaikkan tingkat bunga pada bulan Desember 2016 dan lalu hanya satu kali pada tahun 2017. Ini kedengarannya sangat pesimis, dan ada semacam “meme” di twitter keuangan bahwa Yellen akan menaikkan tingkat bunga sekali dalam setahun.

Bahkan dalam kecepatan kecepatan kenaikan tingkat bunga yang begitu lambat, di dalam suatu dunia yang penuh dengan tingkat bunga yang negatif atau Nol dari para bank sentral, the Fed masih tetap terdepan dari hampir setiap bank sentral lainnya dan membuat dolar AS menjadi matauang yang paling baik untuk jangka waktu yang panjang yang akan datang.

Sementara itu anggota FOMC Patrick Harker, Dennis Lockhar dan Loretta Mester akan berpartisipasi dalam konferensi “Reinventing Our Communities” pada tahun 2016. Harker akan memberikan pernyataan “keynote”nya, diikuti dengan dialog yang melibatkan tiga pejabat FOMC lainnya.

Dengan tidak adanya data ekonomi yang baru dan segar, topic konferensi menjadi sedikit tidak berhubungan dnegan kebijakan moneter dan jelas memanaskan pertemuan dengan tiga orang yang berbeda pendapat, kemungkinan mereka akan menghindari membuat pernyataan yang kuat pada saat yang genting seperti saat ini. Mester adalah salah satu dari yang berbeda pendapat, jadi komentarnya akan menjadi sangat menarik.

Ferli/VMN/VBN /Senior Analyst Vibiz Research  Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here