IHSG 26 September Sesi 1 Turun Tergerus Pelemahan 7 Sektor

501

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Senin siang (26/09) bergerak turun -33,01 poin atau -0,61 persen pada 5355,90. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan bursa global.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dini hari, tertekan pelemahan minyak mentah yang membuat sektor energi jatuh lebih dari 1 persen, juga melemahnya data manufaktur. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 131,01 poin, atau 0,71 persen, menjadi ditutup pada 18,261.45. Indeks S & P 500 turun 12,49 poin, atau 0,57 persen, ke 2,164.69. Indeks Nasdaq turun 33,78 poin, atau 0,63 persen, ke 5,305.75.

Lihat : Bursa Wall Street Akhir Pekan Merosot; Mingguan Naik 1 Persen

Bursa Saham Eropa ditutup rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat malam tertekan data aktivitas manufaktur dan jasa di zona Eropa yang melemah.

Indeks Pan-Eropa Euro Stoxx 600 Index berakhir turun 0,7 persen.

Lihat : Bursa Eropa Akhir Pekan Merosot Tertekan Pelemahan Aktifitas Manufaktur dan Jasa

Siang ini, bursa Asia juga terpantau melemah, hanya indeks ASX 200 yang naik.

Terpantau siang ini 98 saham menguat, 179 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp2,43 triliun dari 2,98 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak 88.535 kali.

IHSG siang ini tertekan oleh 7 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Aneka Industri yang melemah -2,04 persen.

Siang ini aksi profit taking investor asing berlangsung, dimana dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp 73,25 miliar.

Lihat : IHSG 26 September Dibuka Negatif Terganjal Pelemahan Bursa Global

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lemah terbatas dengan lanjutan profit taking akibat pelemahan bursa global. Namun diharapkan optimisme ekonomi domestik mengangkat perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5325-5294, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5386-5418.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here