Berita Emiten : BRNA Restrukturisasi Pinjaman, Turunkan Beban Dan Tingkatkan Fleksibilitas Manajemen

391

PT Berlina Tbk, perusahaan yang bergerak di industry dasar dan kimia berencana untuk membiayai kembali (refinancing) utangnya yang senilai Rp 237,2 miliar kepada sejumlah bank. Perseroan ini akan melunasi lebih dini utang-utang tersebut. Sebagai gantinya,perseroan akan mendapatkan pinjaman baru dari Bank CIMB Niaga dan Bank OCBC NISP.

Restrukturisasi pinjaman diperkirakan dapat menurunkan beban bunga dan memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam manajemen kas.

PT Berlina Tbk melakukan restrukturisasi pinjaman pada 15 September 2016 lalu terhadap beberapa fasilitas yang diterimanya dari Bank Mandiri dan HSBC. Fasilitas yang direstrukturisasi adalah fasilitas modal kerja dari Bank Mandiri senilai Rp73,20 miliar. Selain itu ada fasilitas modal kerja dari HSBC senilai Rp131,80 miliar dan fasilitas utang berjangka dari HSBC senilai Rp33,04 miliar.

Skema restrukturisasi yang dilakukan dengan pelunasan dini atas ketiga pinjaman tersebut dari pinjaman yang diraih dari Bank CIMB Niaga berupa Omnibus Trade Facility senilai Rp116,49 miliar, Overdraft Facility Rp20 miliar dan pinjaman tetap II Rp80 miliar. Ada juga pinjaman dari OCBC NISP bank berupa Comitted Term Loan 1 senilai Rp73,18 miliar dan Commited Term Loan 2 senilai Rp56 miliar.

Sebagai catatan, dari laporan tengah tahun atau kuartal kedua 2016 terlihat capaian laba bersih sebesar Rp.6 M (TTM). Total Debt Rp.645 M per Q2 2016, naik dari Rp. 583 Q2 2015. Debt to Equity Rationya 0,83 untuk 2016, turun dari 1,78 ditahun 2015. Sementara itu PE Ratio TTM berada di level 123,26 kali.

Harga saham emiten ini (BRNA) saat penutupan sesi I siang ini berada di Rp.995 per lembarnya, naik 5 poin atau 0,51% dari harga penutupan Jumat kemarin. Devidennya Rp.17 per lembar saham.

Selasti Panjaitan/ VMN/VBN/ Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here