Fokus Pasar : Debat Presiden AS dan Pertemuan OPEC Aljazair

503

Pada perdagangan hari ini dua berita penting menjadi focus perhatian pasar global yaitu Debat Presiden AS antara Hillary Clinton berhadapan dengan Donald Trump. Juga pertemuan OPEC dengan produsen besar non OPEC lainnya untuk kesepakatan pembekuan produksi di Aljazair akan dicermati.

Bursa saham AS ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan hari Selasa dinihari, tertekan kinerja buruk sektor keuangan dan kesehatan, sementara investor juga berhati-hati mengamati pertemuan kunci OPEC dan debat presiden AS. Indeks Dow Jones jatuh 0,91 persen, menjadi ditutup pada 18,094.83, dengan penurunan tertinggi saham Goldman Sachs. Indeks S & P 500 turun 0,86 persen, menjadi berakhir pada 2,146.10, dengan sektor keuangan memimpin 10 sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup 48,26 poin lebih rendah, atau 0,91 persen, pada 5,257.49.

Bursa Asia pagi ini dibuka lemah mengikuti bursa Wall Street, dengan investor mencermati pertemuan OPEC dan debat Presiden AS. Terpantau Indeks Nikkei turun 1,36% pada 16.320,00. Indeks ASX 200 turun 1,04 % pada 5.375,20. Indeks Kospi turun 0,64 persen pada 2.033,94.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan dinihari tadi tadi naik 2,83 persen di 45,74 dollar per barel, terdukung optimisme pertemuan produsen terbesar di dunia di Aljazair untuk membahas cara-cara untuk membekukan produksi. Harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya akan mencermati perkembangan pertemuan produsen minyak di Aljazair, yang jika membuahkan hasil optimis akan menguatkan harga minyak dan sebaliknya.

Sedangkan harga emas spot pada perdagangan dinihari tadi berakhir naik 0,01 persen pada 1,337.40 dollar per tory ons, terbantu pelemahan dolar AS sementara pasar menunggu debat presiden AS untuk petunjuk mengenai hasil pemilu bulan November.. Selanjutnya harga emas berpotensi lemah dengan kehati-hatian investor menantikan hasil debat pertama Presiden AS.

Dari pasar valas,  Indeks dollar AS melemah 0,19 persen, tertekan data penjualan rumah baru AS mencatat penurunan terbesar mereka dalam hampir setahun pada bulan Agustus, juga setelah   Pernyataan Gubernur BOJ Kuroda yang akan melakukan segala cara untuk mencapai target kenaikan inflasi Jepang, menguatkan Yen dan juga menekan dollar AS. EURUSD naik 0,25 persen pada 1.1253. GBPUSD naik 0.10 % pada 1.2974.  USDJPY turun 0,64 persen pada 100.32. Dollar AS akan mencermati hasil debat Presiden AS pagi ini.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan Senin sore (26/09) berakhir merosot 0,68 persen pada 5352,14. Pelemahan IHSG terdorong aksi profit taking terpicu pelemahan bursa global. Pelemahan bursa Wall Street dan kehati-hatian investor mencermati debat Presiden AS dan pertemuan OPEC di Aljazair dapat menjadi sentiment bearish bagi IHSG.  Namun optimism ekonomi Indonesia diharapkan menguatkn IHSG hari ini. IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5346-5376- dan resisten 5373-5394. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BBTN, KAEF, SMGR dan ASRI.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah Hasil debat Presiden AS, pertemuan OPEC di Aljazair, Risalah pertemuan kebijakan Bank of Japan, Harga Impor Jerman Agustus, Risalah pertemuan kebijakan Bank of Korea, Data Perdagangan Hong Kong, Markit Services, Markit Composite, Consumer Confidence AS.

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here