Kekuatan Dollar Tidak Mampu Lemahkan Rupiah Rabu Pagi

610

Membuka perdagangan valas antar bank di Indonesia hari Rabu (28/9), BI kembali memperkuat kurs referensinya ke kisaran 12000 setelah perdagangan sebelumnya di pasar spot rupiah cetak rekor penguatan dalam 17 bulan. Kekuatan dollar AS masuki hari kedua pagi ini tdak mampu tekan rupiah yang menerima sentimen dari  aliran dana repatriasi tax amnesty yang terus bertambah.

Kekuatan rupiah pagi ini masih belum mampu mempengaruhi  investor asing untuk perbanyak aksi beli saham di bursa saham Indonesia, sehingga yang terbentu sekarang net sell asing  Rp84 miliar lebih.  Tekanan jual dari asing ini membuat pergerakan  IHSG negatif dan  turun 0,5%.

Lihat: IHSG 28 September Dibuka Lemah Tertekan Profit Taking Investor Lokal

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,19% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp12930/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp12934/US$. Demikian untuk kurs Jisdor  ditetapkan BI ke posisi lebih kuat di 12926 dari perdagangan sebelumnya  di 13027.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi kuat pada akhir perdagangan  oleh  sentimen dana repatriasi tax amnesty, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 12940 dan  resistance di 12910.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here