Harga CPO 30 September Turun Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

420

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Jumat (30/09) terpantau turun. Pelemahan harga CPO siang ini terpicu pelemahan minyak mentah di sesi perdagangan Asia.

Harga minyak mentah turun pada perdagangan Jumat (30/09) di sesi Asia karena investor mengambil keuntungan setelah kenaikan 7 persen dalam dua sesi terakhir, di tengah keraguan bahwa rencana OPEC menurunkan produksi dalam delapan tahun akan membuat tekanan besar dalam kekenyangan minyak mentah global.

Harga minyak mentah berjangka AS, turun 28 sen atau 0,59 persen menjadi $ 47,55, setelah menutup 78 sen dan setelah menyentuh satu bulan dari $ 48,32 sesi itu.

Harga minyak mentah berjangka Brent jatuh 31 sen atau 0,63 persen menjadi $ 48,93 per barel, setelah menetap sesi sebelumnya naik 55 sen, atau 1,1 persen.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Turun Tertekan Profit Taking

Penurunan harga minyak mentah menjadi pemicu sentimen negatif yang membuat harga CPO dalam trend melemah. Pelemahan harga minyak mentah membuat bahan bakar alternatif seperti yang dibuat dari CPO menurun permintaannya.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan Harga kontrak Desember 2016 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar -5 ringgit atau -0,19 persen dan diperdagangkan pada posisi 2.611 ringgit per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya akan memperhatikan pergerakan harga minyak mentah, yang jika terus melemah akan menekan harga CPO. Pergerakan harga juga bisa dipengaruhi oleh pergerakan mata uang Ringgit serta kondisi permintaan dan pasokan global.

Harga CPO berjangka kontrak Desember 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi menguji level Support pada posisi 2.560 ringgit dan 2.510 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi penguatan ada pada posisi 2.660 ringgit dan 2.710 ringgit.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here