Bursa Australia Bergerak Lemah Menantikan Keputusan Suku Bunga RBA

519

Bursa Saham Australia melemah pada perdagangan Selasa (04/10), megikuti pelemahan Wall Street dan di tengah perdagangan hati-hati menjelang keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia.

Indeks acuan S & P / ASX 200 indeks tergelincir 15,8 poin, atau 0,29 persen, di 5,462.7 poin, dengan pelemahan sektor keuangan mengimbangi keuntungan dari saham-saham pertambangan dan energi.

Para pengamat mengatakan tidak ada yang mengharapkan perubahan tingkat suku bunga saat ini tetapi investor akan tertarik untuk melihat prospek ekonomi dan isyarat suku bunga di masa depan ketika RBA mengumumkan keputusannya pada hari Selasa.

Gubernur RBA baru Philip Lowe diperkirakan menunjukkan kontinuitas dengan pendekatan pendahulunya, dengan bank sentral mengambil sikap menunggu dan melihat untuk menilai dampak dari penurunan suku bunga yang telah dibuat di bulan Mei dan Agustus.

Saham bank-bank besar yang lebih menurun dengan saham Commonwealth Bank turun 40 sen, saham ANZ geser lima sen, saham National Australia Bank menyerah 15 sen, saham Westpac turun 17 sen.

Saham BHP Billiton dan Rio Tinto yang lebih tinggi, masing-masing menambahkan 0,6 persen dan 0,13 persen.

Adapun saham energi, Santos naik 1,35 persen, sementara saham Woodside Petroleum naik 0,17 persen.

Pagi ini juga telah dirilis data Building Permit Agustus dan ANZ Job Advertisement September yang melemah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa bursa Australia akan melemah mencermati keputusan suku bunga siang ini, data ekonomi negatif dan sentimen pelemahan Wall Street.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here