Bursa Hong Kong 4 Oktober Berakhir Naik Namun Tertahan Pembatasan Properti Tiongkok

571

Pada penutupan perdagangan Selasa (04/10), indeks Hang Seng di Bursa Hong Kong ditutup naik 105,01 poin, atau 0,45 persen pada 23689.44. Penguatan bursa Hong Kong terdorong kenaikan sektor staples konsumen dan rally saham pengembang China Evergrande, tetapi kenaikan tertutupi oleh kekhawatiran bahwa kota-kota di Tiongkok mungkin mengambil langkah-langkah untuk mendinginkan lonjakan harga properti.

Lihat : Indeks Hang Seng 4 Oktober Dibuka Negatif Terganjal Pelemahan Wall Street

Saham Cina Evergrande melonjak 12 persen setelah mengatakan berencana untuk menyuntikkan hampir semua aset propertinya untuk dimasukkan menjadi perusahaan yang terdaftar di Shenzhen. Saham berakhir naik 8,2 persen.

Namun kekhawatiran pembatasan lebih pada pembelian rumah di Tiongkok memicu penjualan di sektor properti yang lebih luas.

Saham China Resources Land turun 2,1 persen dan saham China Overseas Land turun 1,6 persen. Keduanya jatuh ke penutupan terendah sejak 25 Agustus.

Empat kota Cina telah mengumumkan pembatasan pembelian properti dalam beberapa hari terakhir karena pemerintah daerah mencoba untuk mendinginkan kenaikan harga rumah dipicu oleh spekulan di kota-kota lapis kedua dan ketiga.

Sementara itu, saham pembuat makanan ringan  Want Want China dan eksportir Li & Fung naik lebih dari 2 persen.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng naik 77,00 poin atau 0,33% pada  23,661.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,584.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa indeks Hang Seng akan mencermati pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 23.162-22.642 dan kisaran Resistance 24.162-24.682.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here