Poundsterling Terjun ke Jurang Pelemahan 31 Tahun Karena Brexit

763

Nilai tukar negara kerajaan Inggris Raya yaitu Poundsterling pada perdagangan forex sesi Eropa hari kedua pekan ini (4/10) terjun bebas ke posisi terendah dan terburuk dalam perdagangan 31 tahun terakhir atau sejak tahun 1985. Anjloknya kurs pound sore ini juga melebihi pelemahan yang dialami saat referendum Brexit pada bulan Jumi lalu.

Terpuruknya kurs pound sesi Eropa menghiraukan sentimen positif yang datang dari laporan Markit untuk kinerja konstruksi negeri tersebut pada periode bulan September lalu. Sentimen pengumuman Theresa May hari minggu lalu untuk waktu keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada Maret 2017 lebih mendominasi perdagangan forex 2 hari terakhir.

Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (10:30:35 GMT) melemah terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih rendah  dari perdagangan sebelumnya pada   1.2843  di   awal   perdagangan sesi Asia  (00.00 GMT),  kurs  pound  turun 83  pips  dan pair bergulir  berada pada posisi 1.2755.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika yang berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD akan turun terus ke kisaran   1.2740 – 1.2705. Namun jika terjadi  koreksi pair dapat saja naik menuju 1.2817-1.2880

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here