Rupiah Selasa Pagi Alami Retreat Oleh Profit Taking

357

Membuka perdagangan valas antar bank di Indonesia hari Selasa (4/10), BI memperkuat  kurs referensinya di bawah kisaran 13000 namun di pasar spot pergerakan rupiah justru sedang retreat setelah perdagangan sebelumnya cetak penguatan tatkala dollar menguat. Namun dengan berlanjutnya kekuatan dollar menekan pasar forex, kurs rupiah pun ikut terkoreksi.

Lemahnya pergerakan rupiah pagi ini menjadi alasan bagi  investor asing untuk lakukan profit taking saham-saham besar  di bursa Indonesia, sehingga  terbentuk net sell asing  Rp357 miliar lebih.  Namun tekanan jual  investor asing tersebut tidak mampu menekan IHSGyang sedang  naik  0,1%.

Lihat: IHSG 4 Oktober Dibuka Positif, Optimisme Ekonomi Memberi Penguatan

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,04% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp12988/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp12987/US$. Demikian untuk kurs Jisdor ditetapkan BI ke posisi lebih kuat di 12988 dari perdagangan sebelumnya  di 13010.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi kuat pada akhir perdagangan  oleh  optimisme pasar alam ekonomi Indonesia, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13035 dan  resistance di 12993.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here