Harga Emas Jatuh 1 Persen Tergerus Penguatan Dollar AS

693

Harga Emas jatuh pada akhir perdagangan Jumat dinihari, tergelincir ke level terendah empat bulan, tertekan oleh penguatan dolar AS setelah klaim pengangguran mingguan AS turun dan menjelang data kunci pekerjaan yang bisa menempatkan Federal Reserve di jalur untuk menaikkan suku bunga tahun ini.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara secara mengejutkan menurun 5.000 ke penyesuaian musiman 249.000 untuk minggu hingga 1 Oktober.

Dolar AS naik ke tertinggi dalam lebih dari dua bulan terhadap sekeranjang mata uang sebagai data memperkuat pandangan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Harga emas spot turun 1,1 persen pada $ 1,251.64 per ons dan menyentuh terendah sejak 24 Juni di $ 1,261.59 pada sesi sebelumnya setelah data manufaktur melampaui perkiraan dan komentar dari pejabat Fed bahwa ada kesempatan yang kuat untuk menaikkan suku bunga.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun 1,2 persen pada $ 1.253 per ons.

Sedangkan harga perak spot turun 2,4 persen menjadi $ 17,27 per ons, setelah jatuh ke $ 17,08, terendah sejak 22 Juni. Platinum turun 1,5 persen pada $ 961,25, terendah sejak 24 Juni, sementara paladium turun 1,6 persen pada $ 665,60, 3-minggu rendah.

Pasar sekarang akan fokus pada laporan non-farm payrolls AS hari Jumat, yang diperkirakan menunjukkan 175.000 pekerjaan ditambahkan, menurut estimasi median dari 100 ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi menguat dengan aksi bargain hunting setelah terus melemah. Namun perlu dicermati pergerakan bursa global yang jika melemah akan mengangkat harga emas. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,254-$ 1,256, sedangkan jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,250-$ 1,248.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here