Bursa Seoul 10 Oktober Berakhir Naik Terbantu Penguatan Won

397
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Senin (10/10), indeks Kospi berakhir naik 0,15 persen, atau 3,02 poin, menjadi 2,056.82. Penguatan indeks Kospi terdukung kenaikan mata uang Won setelah data pekerjaan AS melemah, sehingga memudarkan harapan kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat.

Mata uang lokal ditutup pada 1,108.40 won terhadap dolar AS, naik 7,10 won dari penutupan Jumat.

Mata uang won menguat setelah data pekerjaan AS melemah, yang memudarkan harapan kenaikan suku bunga AS.

Ekonomi AS menambahkan 156.000 pekerjaan bulan lalu dan tingkat pengangguran berdetak sampai 5,0 persen, Departemen Tenaga Kerja mengatakan Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan 176.000 pekerjaan baru dan tingkat pengangguran bertahan di 4,9 persen. Hasil ini juga penurunan dari revisi naik 167.000 pekerjaan pada bulan Agustus (dibandingkan dengan jumlah asli 151.000).

Lihat : Data NFP AS Melemah, Kenaikan Suku Bunga AS Desember Memungkinkan

Saham Samsung anjlok 1,52 persen menjadi 1.680.000 won pada Senin karena laporan dari raksasa teknologi menangguhkan sementara produksi dari Galaxy Note 7 smartphone juga mengkhawatirkan investor.

Samsung saat ini tengah melakukan penarikan global sukarela smartphone untuk masalah yang berhubungan dengan baterai yang dapat menyebabkan baterai terbakar dalam kondisi tertentu.

Saham Naver melonjak 3,44 persen menjadi 872.000 won, sementara saham perusahaan baja global yang POSCO ditambahkan 1,33 persen menjadi 229.000 won.

Saham pemimpin industri lokal Hyundai Motor kehilangan 2,20 persen menjadi 133.500 won setelah pemerintah mengajukan keluhan dengan penuntutan terhadap produsen mobil untuk menyembunyikan masalah yang berhubungan dengan kantong udara dipasang di mobil untuk menghindari membuat penarikan kembali.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 0,45 poin atau 0,17% pada 261.00, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 260.55.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak positif dengan pudarnya harapan kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat. Namun indeks juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 257.88-254.78 dan kisaran Resistance 263.56-266.24.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here