Dollar Singapura Awal Pekan Dijual Murah Sekali

896

Sepanjang perdagangan pasar valas Singapura akhir pekan  (10/10) kurs SGD masih belum bisa mampu bergerak positif dan terjebak di zona merah. Dollar Singapura terkurung di zona merah oleh fundamental yang kurang menguntungkan pasca kebijakan tax amnesty pemerintah Indonesia yang membuat banyak aset investasi negeri tersebut terkuras.

Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergerak lemah  di kisaran 9444.10 yang merupakan posisi terendah dalam 20 bulan terakhir setelah perdagangan  sebelumnya ditutup lemah di  9450.53 dan awal perdagangan sempat menguat.  Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah menjadi  9,496.54  dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,521.28 pada tanggal 7 Oktober.

Demikian terhadap dollar AS,  kurs Singapura lanjutkan posisi yang sangat lemah dalam   5 bulan terakhir. Kekuatan dollar AS sejak sesi  Eropa bangkit menekan banyak valas kawasan Asia.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (17:30 WIB) bergerak lemah di kisaran 1.3737 setelah diawal perdagangan dibuka  pada level 1.3726.  Pada perdagangan  sebelumnya  pair USDSGD menutup harian dengan bullish  yang  berakhir di 1.3721.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan sesi Amerika diperkirakan bullish, dan berdasarkan harga tingginya perdagangan   pair ini  berpotensi naik  ke kisaran   1.3743 malam nanti.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
 Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here