Harga Karet Tocom Akhir Pekan Naik; Mingguan Melonjak 6 Persen

519

Perdagangan karet tocom di bursa komoditas Tokyo libur hari Senin (10/10) memperingati hari olahraga di Jepang.

Harga karet Tocom pada akhir perdagangan akhir pekan Jumat (07/10) berakhir naik. Harga karet alami berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu Maret 2017 naik terbantu kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah AS bertahan di atas $ 50 per barel pada perdagangan hari Jumat di sesi Asia karena keseluruhan kurva minyak mentah kurva maju naik di atas permukaan yang menandakan bahwa pasar keuangan telah meningkatkan kepercayaan di sektor ini.

Menteri energi dari Arab Saudi, Iran dan Irak akan berada di antara perwakilan dari produsen utama OPEC bertemu dengan Rusia, yang bukan merupakan anggota OPEC, untuk pembicaraan informal pekan depan di sela-sela konferensi energi di Istanbul, sumber OPEC, Kamis.

Kenaikan harga minyak mentah membuat biaya produksi karet sintetis menjadi lebih mahal. Dampaknya permintaan terhadap komoditas karet alami seperti yang diperdagangkan di Tocom mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak Maret 2017 siang ini berakhir naik sebesar 1,7 yen atau 1,00 persen pada posisi 173,60 yen per kilogram, setelah mencapai tertinggi sejak 16 Mei di 174,6 yen per kilogram di awal sesi.

Secara mingguan harga karet Tocom melonjak sekitar 6 persen, sebagian besar terdukung kenaikan harga minyak mentah, pelemahan Yen dan penguatan bursa Tokyo.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan selanjutnya akan mencermati pergerakan mata uang Yen dan harga minyak mentah. Dengan meredanya harapan kenaikan suku bunga AS setelah data pekerjaan AS melemah, maka melemahkan dollar AS dan berpotensi menguatkan Yen.

Harga diperkirakan akan menemui level Support di posisi 169,00 yen. Support selanjutnya ada di 164,00 yen. Sementara itu jika harga naik akan menemui Resistance di posisi 179,00  yen dan 184,00  yen.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here