Dokumen Pemerintah Inggris Bocor, Poundsterling Semakin Terpukul

810

Kurs pound Inggris pada perdagangan sesi Eropa hari Selasa (11/10) semakin melemah terhadap dollar AS oleh kuatnya sentimen Brexit menguasai pertimbangan pasar. Sentimen negatif tersebut semakin kuat ketika diberitakan bocornya dokumen pemerintah yang menuliskan Inggris akan alami kerugian penerimaan pajak sebesar £66 miliar atau sekitar US$81 juta per tahun jika negara tersebut keluar dari Uni Eropa.

Pergerakan poundsterling beberapa hari terakhir sangat tertekan oleh sentimen Brexit ini apalagi awal pekan lalu PM Inggris Theresa May mengumumkan waktu bagi pemerintah Inggris untuk mengurus proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa lebih cepat pada bulan Maret. Kurs pound sudah anjlok hingga 5 persen merespon sentimen Brexit yang sudah keluar sebelumnya.

Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (08:45:35 GMT) melemah terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih rendah  dari perdagangan sebelumnya pada   1.2363  di   awal   perdagangan sesi Asia  (00.00 GMT),  kurs  pound  turun 66  pips  dan pair bergulir  berada pada posisi 1.2297.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika yang berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD akan turun ke kisaran   1.2237 – 1.2176. Namun jika tidak mencapai kisaran tersebut maka dapat saja naik lagi menuju  kisaran 1.2391-1.2487.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here