Outlook Harga Emas & Perak Minggu Ini

842

Emas dan perak terpukul lagi dengan USD memperoleh beberapa momentum yang lebih banyak atas naiknya kemungkinan kenaikan tingkat bunga melalui FOMC dan runtuhnya British Pound karena persoalan Brexit. Dan minggu ini  fokus kemungkinan akan berada pada dua isu: Kapankah FOMC akan menaikkan tingkat bunga dan bagaimana pemungutan suara Brexit mempengaruhi ekonomi Inggris. Semua ini masih akan terpengaruh oleh debat kepresidenan AS yang diselenggarakan pada hari Senin malam dan kemungkinan akan memberikan efek terhadap pasar keuangan. Event – event utama minggu ini, akan termasuk risalah pertemuan FOMC, penjualan eceran, dan laporan JOLTS.

Laporan NFP tidak impresif dengan angka besaran utama sebanyak 154.000 pekerjaan – lebih rendah daripada perkiraan pasar sebesar 172.000; meskipun laporan pekerjaan ini tidak terlalu buruk juga. Tingkat partisipasi meningkat dan upah juga bertumbuh sebanyak 0.2% dari bulan ke bulan. Laporan ini tidak mengurangi bahkan sebaliknya menaikkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga yang diperkirakan pasar untuk bulan Desember. Sampai akhir minggu lalu, probabilita kenaikan tingkat bunga di bulan Nopember turun menjadi 8.3% sementara untuk bulan Desember kemungkinannya meningkat menjadi 69.5%.

Di Eropa, pemerintah Inggris telah menetapkan waktu untuk keluar dari Uni Eropa, yang adalah pada akhir dari kuartal pertama tahun 2017. Bagaimana pengaruh Brexit terhadap ekonomi Inggris masih kemungkinan menggoncangkan pasar mengingat ada banyak ketidak pastian disekitar hal ini. Jadi untuk sekarang, sepanjang poundsterling Inggris jatuh, ini akan menolong mendorong naik USD secara umumnya.  Hal ini tidak membantu menaikkan harga emas. Hal yang lain yang tidak mendukung kenaikan harga emas adalah risalah pertemuan FOMC yang akan datang; mempertimbangkan masih ada tiga pejabat the Fed yang tidak setuju , risalah pertemuan  bisa menunjukkan bagaimana suara di dalam FOMC masih terpecah. Jika risalah menunjukkan FOMC condong untuk menaikkan tingkat bunga pada tahun ini, maka hal ini akan berefek negatif juga bagi emas dan perak karena dolar AS akan menguat dan imbal hasil akan naik lebih tinggi. Laporan ekonomi AS lainya yang akan muncul pada minggu ini termasuk: Penjualan eceran dan JOLTS. Jika laporan – laporan ini menunjukkan hasil yang lebih baik daripada yang diperkirakan mereka juga bisa menaikkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga. Pada akhirnya, Gubernur Fed, Janet Yellen akan memberikan pidatonya pada hari Jumat dengan judul:” Macroeconomic Research After the Crisis”. Pada saat dia berbicara mengenai kebijakan FOMC, hal ini juga bisa menggerakkan pasar pada hari Jumat nanti.

Secara ringkas, pasar bullion mengalami minggu – minggu yang tidak baik karena menguatnya USD dan naiknya kemungkinan kenaikan tingkat bunga. Sampai saat ini, pasar cukup yakin the Fed akan bergerak dengan kenaikan tingkat bunga di bulan Desember. Risalah FOMC akan bisa meningkatkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga jika risalah ini membukakan bagaimana dekatnya the Fed terhadap kenaikan tingkat bunga di bulan September. Sepanjang USD mendapatkan lebih banyak kekuatan dan imbal hasil pelan-pelan mengalami pemulihan, harga emas dan perak tidak akan mungkin naik pada minggu ini.

Ferli/VMN/VBN /Senior Analyst Vibiz Research  Center

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here