Bursa Eropa Bergerak Turun Terpengaruh Pelemahan Bursa Wall Street dan Asia

281

Pasar Saham Eropa sebagian besar lemah di awal perdagangan hari Rabu (12/10) terpengaruh pelemahan bursa Wall Street dan Asia.

Indeks FTSE berada pada 7.039,30, turun -31,58 poin atau -0,45%

Indeks DAX berada pada 10.558,84, turun -18,32 poin atau -0,17%

Indeks CAC berada pada 4.448,43, turun -23,31 poin atau -0,52%

Indeks IBEX 35 berada pada 8.713,90, naik 20.70 poin atau 0,24%

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 melayang-layang di sekitar garis datar.

Investor berhati-hati setelah pendapatan perusahaan awal kuartal ketiga AS dimulai pada catatan lemah, dengan Alcoa melaporkan hasil kuartalan lebih lemah dari perkiraan. Perusahaan lainnya dijadwalkan untuk melaporkan minggu ini mencakup CSX (pada Rabu) dan Citigroup, Wells Fargo dan JPMorgan Chase, semua pada hari Jumat.

Saham Ericsson adalah hambatan terbesar pada saham Eropa, turun sekitar 18 persen, setelah perusahaan mengeluarkan peringatan keuntungan. Berita itu juga menyeret turun saham Nokia.

Lufthansa di dekat bagian atas STOXX 600 setelah Kepler Cheuvreux menaikkan target harga untuk saham.

Di tempat lain, Minyak mentah berjangka naik tipis pada Rabu tetapi gagal untuk memberikan dorongan pasa. Harga minyak mentah tergelincir selama sesi AS Selasa dari tertinggi satu tahun, di tengah meningkatnya keraguan bahwa perjanjian pemotongan produksi oleh OPEC akan membantu mengurangi pasokan. OPEC merilis laporan terbaru bulanan pasar minyak pada Rabu.

Sementara itu di Asia, pasar tergelincir Rabu meskipun harga minyak yang lebih tinggi, dengan saham Samsung Electronics jatuh setelah perusahaan mengatakan secara permanen akan menghentikan penjualan smartphone Galaxy Note 7.

Dalam berita lain, investor akan mencermati rilis risalah Federal Open Market Committee dari pertemuan September, yang diperkirakan menunjukkan pembagian yang tidak biasa di komite pengaturan suku bunga.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan mencermati pergerakan harga minyak dan bursa Wall Street.

Doni/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center 
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here