Bursa Tokyo Berakhir Turun 1 Persen

235

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Rabu (12/10), indeks Nikkei ditutup turun 1,09 persen, atau 184,76 poin pada 16.840. Pelemahan indeks Nikkei mundur dari lima minggu tinggi tertekan pelemahan bursa Wall Street dan pesanan mesin inti Jepang.

Bursa Saham AS hari kedua pekan ini berakhir melemah tajam  tertekan penguatan dollar AS yang membebani harga minyak mentah dan meningkatnya imbal hasil obligasi. Indeks Dow Jones anjlok 1,09% pada 18,128.66, dengan penurunan tertinggi saham Merck. Indeks S & P 500 turun  1,24 persen  pada 2,136.73, dengan sektor perawatan kesehatan memimpin semua 11 sektor yang lebih rendah dan indeks Nasdaq jatuh 1,54 persen ke 5,246.79.

Di Jepang, pesanan mesin inti turun 2,2 persen dari bulan sebelumnya, dibandingkan dengan jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penurunan 5,5 persen. Turunnya pesanan inti, yang merupakan seri data yang sangat volatile, merupakan indikator belanja modal jangka pendek.

Pada akhir perdagangan, saham-saham yang melemah adalah saham Toho Zinc Co Ltd yang anjlok -5,51 persen, saham Denka Co Ltd anjlok -5,50 persen, saham TDK Corp merosot -5,17 persen, saham JFE Holdings Inc merosot -5,16 persen, saham Sumco Corp merosot -4,19 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun 120,00 poin atau 0,71 persen pada 16,890, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 17,010.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan mencermati pergerakan bursa Wall Street dan mata uang Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,369-15,872, dan kisaran Resistance 17,390-17,813.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here