IHSG 12 Oktober Bergerak Flat, Pelemahan Bursa Asia Diimbangi Penguatan Rupiah

283

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Rabu siang (12/10) bergerak datar, turun tipis 3,73 poin atau 0,07 persen pada 5378,27. Pergerakan datar IHSG terpicu pelemahan bursa Asia yang menekan bursa, namun diimbangi dengan penguatan Rupiah.

Siang ini terpantau bursa Asia bergerak di zona merah. Semua indeks utama kawasan Asia bergerak negatif, tertekan pelemahan bursa Wall Street dan menguatnya harapan kenaikan suku bunga AS akhir tahun ini.

Sedangkan mata uang Rupiah siang ini menguat. Terpantau pasangan kurs USDIDR melemah 0,09 persen pada 13,021.

Terpantau siang ini 118 saham menguat, 139 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp2,75 triliun dari 3,90 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak 126.285 kali.

IHSG siang ini tertekan oleh 5 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Agri yang melemah 0,57 persen.

Siang ini aksi profit taking investor asing berlangsung, dimana dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp 342,16 miliar.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat setelah Rupiah juga menguat. Namun perlu dicermati aksi profit taking asing yang terjadi. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5348-5320, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5409-5441.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here