Meski BI Lemahkan Kursnya, Rupiah Rabu Pagi Tetap Naik

542

Setelah 2 hari berturut dollar AS berjaya di pasar forex, masuki sesi Asia hari ketiga pekan ini (12/10) terkoreksi sehingga membuat banyak rival-rivalnya jadi rebound termasuk rupiah. Namun penguatan rupiah di pasar spot tidak membuat untuk menaikkan kurs referensinya, justru melemahkannya ke atas kisaran 13000. Terpantau pergerakan rupiah di pasar spot masih bergerak terbatas.

Lemahnya kurs rupiah pada perdagangan antar bank hari ini membuat investor asing kembali lanjutkan profit takingnya dan melepas kembali banyak  saham-saham besar  sehingga tercetak  net sell  asing  mencapai Rp238 miliar lebih.  Aksi jual investor asing tersebut berhasil  menekan IHSG hingga anjlok 0,3%.

Lihat: IHSG 12 Oktober Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Bursa Wall Street dan Asia

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,05% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13025/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13035/US$. Demikian untuk kurs Jisdor ditetapkan BI ke posisi lebih lemah  di 13023 dari perdagangan sebelumnya  di 12992.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi lemah pada akhir perdagangan  oleh  proyeksi kuatnya pergerakan dollar AS masuki sesi Eropa, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13060 dan  resistance di 13000.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
 Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here