Harga Batubara Rotterdam Naik 2 Persen Terdorong Peningkatan Impor Tiongkok

350

Pada akhir perdagangan Kamis dini hari (13/10), harga batubara Rotterdam naik terdorong peningkatan impor batubara Tiongkok.

Impor batubara Tiongkok melonjak 15 persen selama sembilan bulan pertama tahun ini, dengan tambang lokal terpaksa menutup, pasokan terganggu dan pabrik baja menggenjot produksi.

Perputaran mengejutkan impor Tiongkok telah membantu mendorong naiknya harga batubara kokas selama tiga bulan terakhir, sementara batubara termal, digunakan di pembangkit listrik, naik lebih dari 50 persen tahun ini.

Lihat : Impor Batubara Tiongkok September Meningkat 15 Persen

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak Oktober 2016 berada di posisi 73,35 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 1,65 dollar atau setara dengan 2,30 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menekan harga minyak.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah jika harga minyak terealisir melemah.

Harga batubara berjangka berpotensi menguji level Support pada posisi 72,85 dollar dan Support kedua di level 72,35 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 73,85 dollar dan 74,35 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here