Harga Gula ICE Melonjak 3 Persen Terpicu Peningkatan Permintaan Etanol di Brazil

361

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Rabu dinihari (07/12) berakhir melonjak terpicu meningkatnya permintaan etanol di Brazil.

Gula berjangka rebound dari level terendah empat bulan, didukung oleh keputusan perusahaan minyak yang dikelola negara Brazil untuk menaikkan harga bensin.

Kenaikan harga bensin positif untuk gula karena akan ada lebih banyak permintaan untuk etanol di Brazil, mendorong pabrik di sana untuk mengarahkan lebih banyak pengolahan tebu menjadi etanol dan bukan gula.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2017 terpantau mengalami kenaikan tajam. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,57 sen atau setara dengan 3,01 persen pada posisi 19,51 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan penguatan dollar AS menjelang rencana kenaikan suku bunga AS pekan depan. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 19,00 sen dan 18,50 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  20,00 sen dan 20,50 sen per pon.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here