Harga Kakao ICE Turun Terpicu Peningkatan Produksi Pantai Gading

349

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Rabu dinihari (07/12) ditutup merosot. Pelemahan harga kakao terpicu peningkatan produksi di Pantai Gading.

Pantai Gading akan meningkatkan volume kakao yang dapat dijual kepada pembeli asing yang tidak memiliki kehadiran di negara itu untuk 400.000 ton dari 220.000 ton, tiga sumber senior pemerintah mengatakan kepada Reuters, Selasa.

Cocoa and Coffee Council (CCC) Pantai Gading juga berencana untuk meningkatkan ekspor kakao ke 5 persen dari 2,5 persen untuk mengekang spekulasi harga kakao, kata sumber-sumber tersebut.

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga kakao berjangka kontrak Maret 2017 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup turun. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -9 dollar atau -0,38 persen pada posisi 2.358 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan melemah terbatas dengan penguatan dollar AS menjelang rencana kenaikan suku bunga AS pekan depan. Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Support pada posisi 2.310 dollar. Jika level Support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.260 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan ditembus jika terjadi kenaikan ada pada 2.410 dollar dan 2.460 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here